Bingkai perjalanan itu

“Ingin rasanya aku bisa pergi kesana.”

begitu salah satu harapanku ketika aku menuliskan 100 mimpiku pada dua buah kertas yang ku harap bisa kuwujudkan dalam beberapa tahun terakhir. Aah tapi aku sadar, disini sudah banyak agenda agenda yang membutuhkan kehadiran sumber daya manusia agar agenda ini bisa berjalan dengan lancar, maka aku putuskan untuk tidak terlalu memikirkan dan mengharapkan mimpi yang telah kutulis. setelah kutulis kertas itu, aku ingat sekali, aku tempel di depan meja belajar asrama (kebetulan saat itu aku masih di asrama) agar aku bisa selalu melihatnya, minimal saat aku tak bisa menjangkaunya, atau saat aku lengah aku sadar, aku masih punya banyak hal yang akan aku wujudkan, hari-hari, bulan berganti bulan, tak terasa, ternyata aku sudah mencoret beberapa mimpiku, mewujudkan harapanku, walaupun tidak semuanya terwujud, namun Allah selalu menggantinya dengan hal-hal yang jauh lebiiih baik. aku ingat saat masa-masa itu (hingga sekarang) surat Ar Rahman sering terputar otomatis di telingaku

hingga pada suatu hari,…, yap. mimpi terbesarku dalam 1 tahun ini, pergi ke Papua dalam rangka mengikuti Raimuna Nasional X disana bisa terwujud, setelah seleksi yang cukup lama untuk menunggu hasil, dan setelah ditunda beberapa kali, alhamdulillah wa syukurilah mimpi itu terwujud, ya. mimpi itu terwujud, aku berangkat pergi kesana dengan kontingen ku dari Bekasi.

perjalanan dimulai saat kita di bandara Soetta, setelah pamitan dengan orang tua dan pendamping bekasi, kami check in disana, subhanallah, di Bandara yang sebesar itu, hanya ada musholla yang sangat kecil, yang muat 1 shaff ikhwan dan 1 shaff akhwat, tetapi alhamdulillah kami masih bisa melaksanakan shalat isya disana. setelah shalat, kami duduk duduk di selasar pintu di dalam bandara , dan untuk menghemat pengeluaran , kami makan bersama dengan makanan seadanya (putra-putra, putri-putri).. pukul 22.30 keberangkatan dimulai, seperti biasa perjalanan awal terasa sangat mendebarkan, namun setelah sampai diatas, karena merasa bosan, aku memutuskan untuk tidur.

pukul 04.30 WIB, kami sudah tiba di Papua, di bandara Sentani tepatnya, sebelum mendarat kami melihat pemandangan yang Masya Allah sangat menakjubkan, hutan bertebaran, perumahan hanya sedikit dan jarak dari satu rumah ke satu rumah yang lain sangat jauh, pohon-pohon saling balapan mengadu tinggi, tidak ada bangunan pencakar langit yang kerap menghiasi aktivitas harian diri ini. sebelum mendarat , roda-roda pesawat yang kami naiki sudah melandaskan dirinya pada luasnya danau sentani yang sangat indah. ada kejadian yang sebenarnya membuatku lebih mawas pada waktu dan lokasi, jadi, di pesawat, karena aku lupa untuk mengatur waktu antara Barat dan Timur, maka aku kira mbak-mbak pramugari yang sedang shalat itu sedang melaksanakan Qiyamul Lail.. padahal shalat subuh, -_- Astagfirullah,

setelah sampai di bandara, aku ingat saat aku bersaliman hanya dengan mengatupkan kedua tangan ke depan, awalnya aku bingung, apakah mereka terima, namun karena aku terlalu cuek akhirnya aku tidak memikirkan #eh, setelah ambil tas di bagasi, kami segera mencari mushola, namun, ternyata mushola nya terletak di luar bandara.. berlari lah kami kesana, setelah ketemu mushola, kami bertemu dengan seorang wanita (di Papua kami memanggil Nyonya dengan panggilan “mama”) yang menjadi penjaga musholla.setelah wudhu, kami lupa, arah kiblat, mama pun tak tau dimana arah kiblat, hmm.. alhamdulillah aku ingat, aku membawa handphone yang ada aplikasi kompas, kugunakan saja. yap dan setelah selesai shalat, kami langsung masuk kembali ke bandara.

****Bersambung****

“Maka Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?”

SAM_4811 SAM_4819

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s