Perpisahan

Tepatnya di awal bulan September 2013, dirimu hadir dengan naik taksi dan beberapa koper.
lalu, malamnya aku mengantarmu untuk mengambil lemari di suatu tempat

Selama hampir setahun aku menghabiskan waktu untuk tinggal serumah dengan dirimu, 
Makan bersama di satu tempat, keliling ciputat dan lainnya. bagiku dirimu adalah orang yang menyenangkan, engkau adalah orang yang terbuka, banyak bicara, ramah dan terus terang serta frontal. 

banyak teman-teman rumah bilang engkau galak, bagiku tidak, dirimu hanya tegas, menjalankan tugas dan kewajiban sebagai selayaknya musyrifah, sebagai selayaknya sahabat, dan sebagai seseorang yang dituakan. 

Aku menyukai saat-saat dirimu memanggilku dari bawah ke atas, dan jawabanku lebih sering “Iya kaa, murajaah duluu..”
Atau disaat engkau menegurku ketika saat itu aku hampir lupa 1 halaman hafalanku di tempat itu.

Dirimu menyenangkan, ketika aku mempunyai masalah, dirimu tahu selama hampir 2 minggu aku tidak bisa menghafal sama sekali, dan engkau tetap memaksaku duduk.. Aku suka, ketika di belakangmu aku dengan lancar bisa melafalkan ayat, namun dihadapanmu aku sama sekali diam. saat itu engkau sangat peka, bahwa saat itu aku sedang bermasalah. Nasihat, semangat bahkan penerimaan masih sempat dirimu berikan. Padahal aku tahu, bahwa kewajiban menghafal bagi santri sepertiku adalah keharusan, tidak peduli bagaimanapun kondisinya.

Aku suka ketika dirimu mengingatkanku piket, ketika aku harus menulis mimpi, mengerjakan tugas

Tanpa akhirnya aku tahu, dirimu menjadi bagian dari semangatku dalam menghafal al Quran

hingga hari ini,

Sebuah kata “Ila Liqo” masuk melalui chat wa, rasanya bagai tersambar petir, kilat dan blablabla lainnya ditengah hujannya ciputat,
dirimu mengatakan setelah liburan ini tidak akan di RQ lagi
pikiranku kosong, 
sampai di RQ aku hanya diam, berputar, tidur, berbicara kepada boneka. ah entah semuanya kosong. sama seperti saat aku menulis ini, aku terdiam. semangatku hilang, saat bertilawah semuanya terasa hambar, hatiku seper sebagiannya telah terbawa jauh. hilang. 

Ciputat, ketika sebagian semangat ku hilang.

tak terasa, sekarang sudah menginjak tanggal 25 Juni 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s