Bandung (Edisi Perpisahan)

Alhamdulillah, perjalanan saya selama 37 hari di kota Bandung, akhirnya selesai

Edisi ini saya ingin mengucapkan banyak banyak terima kasih kepada :

  1. Pak Dadan : yang telah dengan setia, setiap hari ke ruangan saya dan Ardi untuk mengusir penat dengan berdiskusi banyak hal, khususnya tentang PNS;apakah saya harus menjadi PNS atau tidak dan sebagainya, atau sekedar datang ke ruangan untuk menawarkan makanan khas Bandung. Atau pada saat saat kepulangan saya dan ardi, bapak meluangkan waktunya untuk menepati janji dengan kami makan di Batagor “Ihsan”. *Dua tahun lagi pensiun ya pak, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan 🙂
  2. Teh Rika : terima kasih teh, sudah menemani hari-hari magang kami.. setiap hari, atas lagu lagunya dan semuanyaa 🙂
  3. Pak Agus, Pak Heri, Pak Angga : terima kasih atas data data super lengkap dan buku buku referensi super tebal dan pantauan aktif setiap harinya (sampai sampai saya harus terkesiap bangun jauh lebih pagi untuk merapihkan tugas harian sebelum ke kantor). Semoga Pak Heri dan Pak Angga dilancarkan jodohnya. aamiin
  4. Bu Mimin, Bu Maria : terima kasih atas tugas-tugas dan pujian hariannya :3 juga menyempatkan diri untuk mengobrol dengan kami disaat kami sudah penat dengan tugas input data –“
  5. Bu Iis terima kasih banyak ibu telah menganggap saya sebagai saudari selama ini, di tengah kenetralan sebuah institusi pemerintah, ibu telah mengajarkan saya mengenai metode dakwah yang sangat baik dan dapat di aplikasikan untuk seluruh kalangan, terima kasih 🙂
  6. Bu Resmiani, a.k.a Bu Ande : Waaah ibu adalah salah satu wanita hebat yang berpengaruh dan mempunyai idealisme yang super duper kece, merasa sangat bangga bisa jadi anak bimbingan ibu selama di BPLHD. Dibalik keceriaan yang super duper, ternyata ada sebuah mimpi yang masih ibu tetap pegang teguh sampai hari ini. Pesan yang sangat saya ingat adalah : “Nanti, kalau Niken sama Ardi kerja, jangan kaget kalau nanti semua tidak akan sama seperti dengan dunia Kuliah, itulah sulitnya dan itulah pilihannya; bertahan dengan suatu mimpi kalau kamu bisa mengubah birokrasi yang ada saat ini menjadi lebih baik atau tinggalkan.” atau ketika pembicaraan ringan kita disepanjang jalan “Ibu dulu ikut UKM apa?” ” saya ikut GAMAIS, Salman, sama organisasi kesenian sunda.” “Lalu bu?” “Saya akatif banget, sampai suatu hari, ada temen saya yang menawarkan organisasi keislaman lain namanya Z, terus suka rebutan kader dan menganggap paling benar. Lalu saya berfikir, masa ladang dakwah aja rebutan, kan sesama aktifis islam. Sejak saat itu saya memilih mundur dari semuanya.” “……….” . sebuah pukulan telak bagi saya. Semoga kondisi dakwah ini dapat kita perbaiki bersama kedepannya ya bu. semoga saya bisa lulus S2 (di ITB juga #eh) 🙂
  7. Ibu Ninu : Keuangan yang paling super. saya  merasa sangat bersyukur bisa bertemu dengan ibu, sesosok wanita lembut, idealis, dan pendiam. sangat pandai menyimpan rahasia. terima kasih ibu atas segala nasihat nya 🙂
  8. Ardi : Mahasiswa UNDIP 2012, Jurusan Manajemen Perairan, Menteri Luar Negeri BEMF, enggak mau masuk KAMMI/UKM Keislaman karena sholat nya masih berantakan (katanya), terima kasih sudah menghargai dan menghormati saya dengan tidak bersaliman, menepuk, boncengan (apalagi) dan mengusahakan untuk tidak bersejajar dengan saya ketika berjalan. terima kasih sudah menemani masa 3 minggu terakhir saya, dengan cerita harian BEM atau mengenai perairan. semoga Allah memberikan keberkahan kedepannya (siapa tau suatu saat jadi pengurus Kegiatan Keislaman atau seperti harapannya bisa jadi walikota Bandung tahun 2022 #eh)
  9. Teh Sifa, Teh Ira, teh Sonia : Mahasiswa UNPAD 2011, Jurusan Pertanian fakultas tekpang. terima kasih banyak teteh teteh cantik dan shalihah yang sudah menemani saya selama sepekan diawal, dan mengajarkan banyak hal dan banyak tempat unik untuk dikunjungi (termasuk kue cubit braga itu). Semoga kita bisa wisuda tahun ini bareng laah ya 🙂
  10. Pak Mulyono : dari Bapak lah saya belajar banyak mengenai bahasa sunda, dan dengan keramahan yang ada bapak menyambut setiap tamu yang hadir dengan keramahan yang mungkin hanya ada di Jawa Barat. Terima kasih pak, mohon maaf kalau saya kebanyakan melawak, tidur siang (saat istirahat #eh), atau pulang diatas waktu yang ditentukan
  11. A arif dan A jaka : terima kasih telah mengajarkan cara sopan santun yang baik selama ini, bagaimana menghargai proses demokrasi dalam sebuah lembaga institusi. Saya tidak heran kenapa kalian menjadi idola mayoritas anak anak magang (dan saya selalu menggeleng-geleng kepala sambil menahan ketawa ketika nama kalian disebut oleh anak anak magang –‘), Semoga Allah mengistiqomahkan perjalanan dakwah di BPLHD seterusnya.
  12. Teh Arsi : hehe. teteh lulusan ITB yang rempong banget masalah makanan, selalu mau kepo apa yang aku kerjakan di kantor dan sangat suka ngemil, terima kasih banyak teh, ngerasa banget nih perlu kuatin orientasi apa sebelum berniat masuk kerja, semoga Allah merahmati keluarga teteh ya, dan semoga Allah segera berikan amanah (red.anak) ke teteh dan suami 🙂
  13. staff BPLHD yang lain : terima kasih banyak atas dentingan panggilan makan siang, pengumuman ulang tahun, jalan-jalan dan keramaian lainnya, saya merasa bersyukur pernah menjadi bagian dari keluarga ini 🙂 #BTW saya masih belum nemu siapa gerangan yang muterin lagu agnes monica setiap hari di jam 08.00-09.00 :v

Setelah dengan BPLHD kece selesai, sekarang kita lanjut ke Kosan

  1. Ibu Yuyu :  terima kasih bu Yuyu telah menjadi orang tua kedua bagi saya selama di kosan, bersedia mengantarkan saya keliling bandung (Berjalan Kaki), mencarikan Jodoh   tempat rekomendasi oleh-oleh, yang tertawa ketika saya bertindak seperti anak kecil dan yang menangis ketika akhirnya saya harus pulang kembali ke Bekasi :’) Semoga Allah kuatkan langkah, hati dan semoga menantunya diberikan kesadaran oleh Allah. Semoga bisa mendapat kerja yang lebih baik lagi dari sekedar menjadi IRT
  2. A Dedy : Terima Kasih A dedi, sudah menjadi teman gosip antara saya dan bu Yuyu kalau di kosan, yang bercerita banyak hal, dan sering protes ketika saya masih di luar Bandung ketika hari Minggu kepada bu Yuyu, semoga Allah memberkahi anak dan Istri dan memberikan pekerjaan yang jauh lebih baik juga
  3. Bu Ukat (Pemilik Kost) : semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan kebaikan ya bu 🙂

dan tak lupa kepada akhwat akhwat muslimah Bandung yang karena Nya kita dipertemukan, 🙂 senang bisa menjadi bagian dari saudari kalian selama di Bandung, semoga suatu saat bisa  menjadi penduduk tetap disana #eh

serta rekan rekan dari tetangga “sebelah” yang setiap pekan terus memaksa saya untuk bisa menghadiri kajian ideologis di mushola kantor setiap pekannya dan tetap tidak percaya atas jawaban saya ketika saya bilang “saya tarbiyah”, terima kasih banyak :), saya minta maaf jika selama agenda tersebut saya lebih sering terlihat sedang menghabiskan snack box dan lebih cepat keluar ketika sudah tidak ada makanan #eh #bercanda.

Dan terima kasih banyak kepada tempat tempat makan yang turut melengkapi perjalanan makan saya selama di Bandung :3 :

  1. Nasi Goreng Braga
  2. Warung Nasi Timbel Candra
  3. Kedai Kopi  (Lumpia udang, es kelapa, nasi hainan, chicken steak nyaa recommended binggo)
  4. Kue Cubit Braga
  5. Tenda Nasi Naripan
  6. Pecel Lele Braga
  7. Bakso Brekele
  8. Bakso Ceker Braga
  9. Bakso Ceker Alun Alun
  10. Steak Ranjang
  11. Batagor Ihsan
  12. Kedai Sunda
  13. Pempek Musi
  14. Warung Nasi Braga
  15. Sate Ayam Naripan
  16. Soto Semarang
  17. Lumpia Basah Semarang
  18. Seblak Sedap
  19. Telur Gulung
  20. Ketan buatan bu Ukat setiap Jumat
  21. Bajigur
  22. Tukang Jus Naripan (yang hampir setiap hari didatangi :3  :v)
  23. Mall Yogya (Food Courtnya Uniik dan buah buahannya masih fresh binggo)
  24. City Link
  25. Cathering Kartika
  26. Bubur Ayam di Braga (yang selalu ada disaat saya ngedrop disana)
  27. Baso Tahu Braga
  28. Lotek
  29. Garang Asem soto Semarang
  30. BIP (Bandung Indah Plaza)
  31. Lontong Kari Sapi
  32. Bolen Kartika Sari
  33. Es Hareudang
  34. Tenda Nasi (Otista)
  35. Riung Sunda
  36. Tahu Gejrot Cirebon
  37. Bakso Semar
  38. Kedai Sunda
  39. Fresh Milk
  40. Toko Taurus (Toko yang jualannya miras dan saya datang untuk beli air mineral -_-)
  41. dll..

Semoga suatu hari bisa mengunjungi kesana lagi 🙂

Bangunan miniatur Bandung pada suatu saat :)

 miniatur sungai di Bandung pada suatu waktu 🙂

Bagian yang sangat saya sukai setiap hari adalah ketika menantikan senja sore dari sudut tempat di Bandung :)

Bagian yang sangat saya sukai setiap hari adalah ketika menantikan senja sore dari sudut tempat di Bandung 🙂 karena setiap sore saya dapat berfikir sunyi dan bebas mengenai apapun

SAM_8768

SAM_8837

jangan tanya tingkat pedasnya seperti apa. sangat direkomendasikan untuk yang ke bandung, main mainlah ke steak ranjang di dipati ukur (deket richeese factory bandung)

Bakalan Rindu banget sama kegiatan senam BPLHD setiap jum'at :) *walaupun pas senam saya pakai senam gaya sendiri >< hehe*

Bakalan Rindu banget sama kegiatan senam BPLHD setiap jum’at 🙂
*walaupun pas senam saya lebih sering tertawa sendiri dibandingkan senamnya 🙂 buat adek adeknya yang penasaran saya beli rok celana dimana, bisa lah di prospek sama saya kedepannya. ahahah 

Advertisements

4 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s