For The First Time

Untuk pertama kalinya, aku melihat sosok itu memandang jauh,

memandang kosong, penuh dengan pikiran dalam akalnya

penuh dengan tekanan dalam hatinya

Penuh dengan gejolak batin, ringkasku

Untuk pertama kalinya, dalam pandangku

dirimu hampir berkaca kaca

Banyak suka duka yang ingin engkau ceritakan, namun engkau tak bisa

Lalu kita terdiam sejenak

Aku hanya menatap keluar dengan pandangan kosong

dan engkau terlihat begitu gelisah

dan sekalinya, saya tahu dirimu adalah sosok yang (pernah) sangat saya kagumi sejak masih kanak kanak

Dan rasa kagum itu masih ada, sampai sekarang

sekalipun semuanya telah banyak berubah dalam kehidupan kita

That doesnt matter how bad you feel, you’re my hero for me

I love you as always, :’)

#Bukankah yang inipun pasti berlalu?

Bekasi, 27 Oktober 2015

di tempat yang paling saya suka saat menatap senja

17.05 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s