Kunang- Kunang Part 1

Alhamdulillah, setelah2 hari berhibernasi dan jatuh bangun akibat suhu panas yang naik turun, serta kondisi penglihatan yang selalu blur ketika melihat monitor, akhirnya hari ini bisaa on lagii (yeaay)

bertemu dengan keluarga kunang-kunang adalah sesuatu yang sangat membahagiakan bagi kehidupan saya, kenapa? karena saya bertemu dengan kawanan idealis yang kemudian dalam caranya bergerak dalam suatu barisan dengan ritme yang sama. Indah kan?

Ada sebuah lagu, yang jadi “something” banget buat keadaan kita selama di sawangan beberapa hari kemarin, disaat udah nangis, kesel, mencak mencak, marah, tapi inget banget masih banyak sela dimana kita bisa bebas ketawa, tetiba jetlag, gesrek, sampai enggak sadar (saha ieu, saha ieu), juga disaat kita mainan ice breaking abis abisan karena udah enggak ngerti harus apa.

 

Apa lagunya? yeaaay. Ran- Jauh di Mata dekat di Hati, tapi kita modif dikit jadi Jauh di Mata namun Dekat di Doa #halah #kambuh

kenapa judul dan (otomatis) liriknya diubah?

  1. Karena kita single  kreatif
  2. Karena lagi jetlag
  3. karena kita udah enggak tau

and this night, this words are really for you gengs, hope you’ll find it, after a long time of your journey, or when you take a breath in the dark way. check this!!

Dering telefonku membuatku tersenyum di pagi hari
Kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi
Entah mengapa aku merasakan hadirmu di sini
Tawa candamu menghibur saatku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di doa

Dering telefonku membuatku tersenyum di pagi hari
Tawa candamu menghibur saatku sendiri

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di doa

Aku di sini dan kau di sana
Hanya berjumpa via suara
Namun ku slalu menunggu saat kita akan berjumpa

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun kau dekat didoa

Jarak dan waktu takkan berarti
Karena kau akan selalu di hati
Bagai detak jantung yang kubawa kemanapun kupergi

Meski kau kini jauh di sana
Kita memandang langit yang sama
Jauh di mata namun dekat di doa
dekat di doa
dekat di doa

 

#kkp #fasil #FIM

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s