Guru

“Jangan pernah dekati seorang penulis, jika kau tak siap menjadi bagian dari tulisan hidupnya.” (Anonymous, 2016)

2016, yeaaay. tak terasa, fase fase yang ada setiap harinya, setiap pekannya, setiap bulannya, setiap tahunnya, semakin membimbing kita pada kedewasaan yang semakin baik. Pun jika kedewasaan kita tetap saja seperti hari – hari kemarin, semoga Tuhan memberikan hidayahNya agar kita diberikan keberkahan dalam setiap fase kehidupan yang telah dilewati.

Tulisan ini khusus sebagai dedikasi terima kasih saya kepada seluruh orang yang telah  mewarnai perjalanan di tahun 2015 :’)

Bagi saya, kalian adalah Guru. Guru Kehidupan. Karena dari kalian, saya banyak sekali memetik hikmah dari setiap perjalanan. Bahkan saya berhasil melewati fase – fase yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya.

Kalianlah yang membuat saya akhirnya “gatal” untuk menyimpan setiap detail perjalanan tentang kalian, agar apa yang telah kalian berikan dapat memberikan kebaikan diluar lingkaran kehidupan saya, bahkan diluar batas ekpektasi saya.

Saya bukan seorang penulis. Saya hanya seorang penikmat perjalanan yang ingin menyimpan seluruh fase kehidupan saya dalam bentuk tulisan yang kelak, entah kapan, deretan kata kata ini akan dibaca oleh orang-orang dimasa selanjutnya. Dan saya berharap selalu ada guru dalam setiap tulisan saya. Baik dari yang sangat menyenangkan hingga ke yang paling menyedihkan, kalian adalah guru saya.

Dulu, ada seseorang yang sangat saya kagumi pernah menulis dalam bukunya “Kata-kata kita hanyalah makhluk tak bernyawa, namun jika kita mati karenanya, maka pada saat itu ia telah hidup.” Ingatkah siapa yang pernah menuliskan ucapan ini? Yap benar. Salah satu guru besar  yang sangat saya kagumi. Beliau adalah Sayyid Quthb, yang kemudian karena tulisan tulisannya, ia akhirnya menjemput kematiannya dengan seni yang paling indah;Syahid (In Syaa Allah) di tiang gantungan. Semoga Allah memberikan ganti dengan Jannah yang sangat tinggi.aamiin

Terima kasih kepada Ibu Senja, Langit, Daun, Mentari, LDK Syahid, Al Qolam, Puskomda, Dakwah Sekolah, Bandung, Pramuka, OSIS, Kesling UIN 2011, Kesmas UIN 2011, Raklac 2011, Komda FKIK, FIM, dan semuaaanyaa yang tak saya sempat sebutkan saking banyaknya. Kalian adalah guru terbaik bagi saya, jangan lelah untuk terus menjadi guru bagi saya ya :’)

Semoga Allah terus mempertemukan saya dengan guru guru hebat lainnya, yang kemudian dengannya saya semakin terus belajar, yang dengannya saya semakin dapat tumbuh dan berkembang, yang dengannya saya semakin kuat dalam melewati perjalanan. Dan Semoga Allah memberikan kebaikan dalam setiap aktifitas kalian. :’

Mencintai kalian karena Allah 🙂

SAM_9010

Ciputat,  08 Januari 2016

Di sebuah tempat baca terbaik

Di saat saat dimana Allah sedang mentarbiyah saya untuk melewati setiap fase dengan syukur

Advertisements

4 thoughts on “Guru

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s