Langit :)

Kalau antum mau tahu kebaikan yang ada di orang lain, coba tanyakan ke temannya. Karena orang orang baik takkan pernah memamerkan kebaikannya sendiri. (HPY, 2015)

Bismillah

Kuceritakan kepadamu kisah tentang persahabatan seseorang, seorang perempuan yang sangat super dan keren sangat dengan seorang perempuan biasa saja. Sebut saja perempuan super dan keren ini adalah Langit, dan perempuan biasa itu adalah Daun.

Langit lahir pada tanggal, bulan , tahun yang sama dengan Daun. Bedanya hanya pada waktu kelahiran, ia lahir lebih dulu dari pada Daun. Pertemuan awal mereka disalah satu agenda penyambutan Mahasiswa yang diselenggarakan oleh salah satu UKM di Universitas.

Pertemuan kedua mereka adalah di Masjid Fathullah di pertengahan bulan September 2011. Saat itu Langit sedang asyik dengan buku catatan fisika nya, dan Daun sedang mondar mandir tak karuan di depannya. Setelah berbasa basi sebentar, pembicaraan mereka mengarah kepada hal-hal yang lebih serius;tentang mimpi. Tentang target untuk mengubah dakwah kampus 2 tahun kedepan.

Bulan demi bulan, tahun demi tahun terus berlalu. Langit diamanahkan dalam posisi strategis di dakwah sekolah. Tapi langit tak hanya didakwah sekolah, ia pun turut memagang amanah yang tak kalah strategis di kampus. Mereka bekerja sama selama 2 tahun lamanya.

Ada beberapa hal yang sangat menarik perhatian Daun. Selama bekerjasama dengan Langit, Langit adalah orang yang hampir sama sekali tak pernah mengeluh. Ia sama sekali tidak mengeluh terhadap seluruh amanah yang telah diberikan kepadanya. Pernah suatu kali, Daun melihatnya terdiam; sehabis menangis dalam fikirnya. Lalu pembicaraan seperti biasanya mengalir, ternyata masalah akademik.

“Bagaimana kalau kamu mengajukan mundur ngit? Akademik kamu harus diperjuangin dulu.”

” (sambil tersenyum) enggak bisa Daun. toh kalau aku mundur, belum tentu aku bisa bagus juga nilainya.”

“……………………………………………………………”

Lalu pernah disatu ketika, kamu dihadapkan dengan ujian keluarga, seperti biasanya respon Daun

“Ngit, jangan dipaksain, ada beberapa hari kewajiban kamu di rumah buat nemenin mamah, aa, papah.”

“(tersenyum)”

dan besoknya? Langit sudah melalang buana lagi dengan beberapa agenda syuro di beberapa tempat.

Tak sering, Daun melihat beliau menangis, menunjukkan bagian dari kemanusiaannya. Tapi setelah itu, seperti tak ada apa apa.

Bertanya masalah binaan? Beliau adalah orang yang sangat aktif membina, duh, jika dibandingkan dengan Daun, beliau sangaaat jauh. Daun adalah Bumi, dan dia adalah Langit. Sosok ideal dari seorang murabbiyah, dari seorang sahabat, dari seorang guru.

Bertanya masalah kegiatan di rumah? duh, sangat sempurna, Langit memiliki agenda rutin yang sangat tertata rapih saat dia di rumah. Produktif.

Daun selalu suka saat membersamai Langit, karena dia berbicara tentang mimpi yang nyata, tentang mimpi besar untuk membangun peradaban, membuat perubahan, dan selalu ada kilatan optimis dalam setiap tutur katanya.

Daun dan Langit memiliki kesamaan dalam menerima masalah, biasanya ketika Langit memiliki suatu masalah maka pada esok atau beberapa hari kedepannya Daun memiliki masalah yang sama. Pun sebaliknya. Hingga tak jarang, ketika mereka saling berkomunikasi, Langit dan Daun saling berbagi tangis dan kemudian saling menertawakan kondisi yang ada pada mereka.

Ah aku sangat iri dengan persaudaraan mereka.  Bertengkar?? sering. Biasanya Daun lah yang kemudian menghindar dari Langit, tapi Langit tetap sabar menunggu hingga Daun kembali baik.

 

Semoga persaudaraan mereka kekal, hingga ke JannahNya.

 

 

 

 

SAM_5020

 

Aku selalu suka saat menatap langit
Aku menatap rindu
Aku menatap mimpi
Aku seperti menatap kamu

-Bekasi, 2015-

*Tulisan ini didekasikan khusus untuk Langit, untuk Daun.*

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s