Hujan

Aku ingin jatuh sebagai hujan, yang jatuhnya membersihkan polusi di lingkungan

-Anonymous, 2016-

Betapa jatuh cintanya saya pada hujan

Membuat saya selalu membiarkan diri saya untuk berada di bawahnya

Membuat saya bermain lama dengan hawa dinginnya

Membuat saya melupakan kalau setiap kisah menyakitkan pernah ada di hidup saya

Hujan

Tak lupa mengajarkan saya tentang kehilangan

Hingga saya sadar,

Ketika waktu cerah

Saya hanya tinggal sendiri menanti pelangi di awan

Hujan juga

Pernah mengingatkan saya pada beberapa perjalanan hidup saya

Tentang kebahagiaan, kasih sayang

dan di sisi yang sama tentang kesedihan dan kemarahan

Tapi..

Hujan selalu mengajarkan saya tentang satu hal

Kalau, kau harus menjatuhkan diri untuk menyelamatkan kehidupan seseorang

Lalu, kau melupakan bahwa kau telah mengorbankan banyak hal untuk melakukan segalanya

Kemudian yang kau terima adalah sebuah kehampaan, sebuah cacian

dan kau harus menerima konsekuensi kejatuhan yang ada sebagai sebuah kepantasan,

tanpa pernah kita tahu

tanpa pernah kita paham “kenapa?”

Hujan,

 Terima kasih karena telah hadir,

Sekalipun engkau disalahkan atas basahnya kain yang menggantung di jemuran

Atau karena engkaulah ‘tersangka’ penyebab kebanjiran di tanah manusia

Tapi aku bersyukur karena kamu ada..

Bekasi, 17/02/2016

00.10 WIB

Menanti hujan dengan segala sabar

#Random #Error #Abaikan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s