Juni

tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu
– Sapardi Djokodamono, Hujan Bulan Juni-

Selamat datang di bulan Juni,

Selamat datang kembali

Selamat datang (lagi) kisah yang membuat seseorang tak mampu move up selama 11 tahun, menunggu di tempat yang sama pada tanggal dan waktu yang sama

Membuat seseorang menunggu orang yang sama tahun demi tahunnya,

Dibawah hujan,

Di derunya angin,

dan selamat datang bulan Juni

Jakarta,  Juni 2016

16.38

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s